Kebijakan dan Prosedur Penarikan Naskah
RETRACTION POLICY
Jurnal Abdimas Pariwisata (JAP) dapat menarik kembali (retract) artikel yang telah diterbitkan apabila terdapat bukti yang jelas dan substansial bahwa artikel tersebut tidak lagi memenuhi standar integritas akademik, etika publikasi, atau keandalan rekam ilmiah.
Retraksi bertujuan untuk memperbaiki dan menjaga integritas rekam ilmiah, bukan sebagai bentuk hukuman terhadap penulis. Keputusan retraksi dilakukan secara proporsional berdasarkan tingkat keparahan masalah, kualitas bukti yang tersedia, serta dampaknya terhadap keandalan artikel dan publikasi ilmiah.
Artikel dapat dipertimbangkan untuk ditarik kembali apabila ditemukan bukti yang menunjukkan adanya plagiarisme atau penyalinan substansial tanpa atribusi yang memadai; fabrikasi atau falsifikasi data kegiatan, hasil evaluasi, dokumentasi, maupun informasi mengenai mitra dan peserta; pelaporan kegiatan pengabdian yang secara substansial menyesatkan; manipulasi dokumentasi kegiatan seperti foto, video, tabel, atau data evaluasi yang memengaruhi keandalan artikel; klaim hasil, luaran, manfaat, atau dampak yang tidak didukung oleh bukti yang memadai; masalah metodologis atau pelaksanaan kegiatan yang sangat serius sehingga membuat hasil atau kesimpulan artikel tidak dapat diandalkan; artikel telah diterbitkan di jurnal lain dan merupakan publikasi duplikat atau redundan; artikel diserahkan atau diterbitkan secara bersamaan pada jurnal lain; terdapat manipulasi atau atribusi kepengarangan yang serius; terdapat pelanggaran serius terhadap etika pelibatan mitra, masyarakat, peserta kegiatan, atau kelompok rentan; persetujuan atau izin yang diperlukan untuk pelaksanaan dan dokumentasi kegiatan tidak tersedia, dipalsukan, atau secara serius disalahrepresentasikan; terdapat konflik kepentingan yang signifikan dan tidak diungkapkan yang secara material memengaruhi integritas artikel; terdapat pelanggaran serius terhadap privasi, kerahasiaan, atau perlindungan data mitra dan peserta; atau ditemukan kesalahan substansial yang menyebabkan tujuan, hasil utama, kesimpulan, atau kontribusi artikel menjadi tidak dapat dipercaya.
Retraksi juga dapat dilakukan dalam keadaan lain apabila terdapat bukti kuat bahwa artikel secara keseluruhan atau bagian substansialnya tidak dapat lagi dianggap sebagai catatan ilmiah yang dapat diandalkan.
RETRACTION PROCEDURE
Proses retraksi dapat diinisiasi oleh Editor-in-Chief, Editorial Board, penulis, reviewer, pembaca, institusi mitra, institusi tempat penulis berafiliasi, atau pihak lain yang memiliki dasar dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Setiap dugaan yang dapat mengarah pada retraksi akan ditelaah secara hati-hati oleh Jurnal Abdimas Pariwisata. Editor dapat meminta bukti pendukung, dokumen pelaksanaan kegiatan, data evaluasi, bukti persetujuan atau izin, dokumentasi kegiatan, klarifikasi dari penulis, maupun informasi dari pihak terkait atau institusi yang relevan.
Sebelum keputusan retraksi dibuat, penulis pada prinsipnya diberikan kesempatan yang wajar untuk memberikan penjelasan dan tanggapan terhadap dugaan pelanggaran. Namun, dalam keadaan tertentu, tindakan editorial dapat dilakukan terlebih dahulu apabila terdapat risiko terhadap integritas rekam ilmiah, peserta kegiatan, mitra, atau masyarakat.
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa retraksi diperlukan, Jurnal Abdimas Pariwisata akan mempertahankan artikel asli dalam arsip jurnal dan memberikan penanda yang jelas bahwa artikel tersebut telah RETRACTED. Jurnal akan menerbitkan pemberitahuan retraksi (retraction notice) secara terpisah yang menjelaskan alasan retraksi secara transparan dan proporsional. Pemberitahuan tersebut akan ditautkan secara jelas dengan artikel yang ditarik kembali agar pembaca memahami status artikel tersebut.
Metadata bibliografis artikel, termasuk informasi mengenai judul, penulis, tahun terbit, volume, nomor, halaman atau identitas artikel, dan informasi publikasi lainnya, tetap dipertahankan sejauh memungkinkan. Artikel yang telah ditarik kembali pada umumnya tidak dihapus dari arsip jurnal, kecuali terdapat alasan hukum, perlindungan privasi, atau keadaan luar biasa yang mengharuskan penghapusan atau pembatasan akses.
Artikel yang telah diretraksi tidak lagi dianggap sebagai bagian dari literatur ilmiah yang valid. Namun, rekam publikasinya tetap dipertahankan untuk menjaga transparansi, memungkinkan pembaca memahami riwayat publikasi, serta mencegah penggunaan atau pengutipan artikel yang tidak lagi dapat diandalkan tanpa kualifikasi yang sesuai.
Dalam kasus yang melibatkan kesalahan atau masalah yang hanya memengaruhi bagian tertentu dari artikel tetapi tidak menyebabkan keseluruhan artikel menjadi tidak dapat diandalkan, Jurnal Abdimas Pariwisata dapat mempertimbangkan bentuk koreksi publikasi yang sesuai daripada retraksi penuh.
Keputusan retraksi dilakukan secara independen dari kepentingan komersial, tekanan eksternal, maupun pertimbangan yang tidak berkaitan dengan integritas ilmiah. Setiap keputusan didasarkan pada prinsip integritas akademik, etika publikasi, perlindungan mitra dan peserta kegiatan, transparansi, akuntabilitas, serta keandalan rekam ilmiah.
Jurnal Abdimas Pariwisata berkomitmen untuk menangani setiap dugaan pelanggaran secara adil, objektif, proporsional, dan terdokumentasi guna menjaga kepercayaan masyarakat akademik, mitra pengabdian, masyarakat penerima manfaat, dan pembaca terhadap publikasi ilmiah yang diterbitkan.
