Etika Publikasi
ETIKA PUBLIKASI
Jurnal Abdimas Pariwisata (JAP) berkomitmen untuk menjaga standar tertinggi dalam etika publikasi, integritas akademik, dan tanggung jawab ilmiah dalam penerbitan artikel pengabdian kepada masyarakat. Kebijakan Etika Publikasi ini berlaku bagi penulis, editor, reviewer, pengelola jurnal, mitra pengabdian, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses publikasi.
Kebijakan ini disusun dengan mengacu pada prinsip dan praktik terbaik Committee on Publication Ethics (COPE) serta prinsip integritas akademik, transparansi, keadilan, kerahasiaan, akuntabilitas, dan independensi editorial. Dalam konteks jurnal pengabdian kepada masyarakat, kebijakan ini juga menekankan tanggung jawab penulis terhadap mitra, masyarakat sasaran, peserta kegiatan, data, dokumentasi, serta kejujuran dalam melaporkan proses, hasil, dampak, dan keberlanjutan kegiatan pengabdian.
Tanggung Jawab Editorial
Keputusan Publikasi
Pemimpin Redaksi dan editor bertanggung jawab dalam mengambil keputusan publikasi berdasarkan kualitas akademik dan substansi artikel, orisinalitas, relevansi terhadap ruang lingkup Jurnal Abdimas Pariwisata, kejelasan tujuan dan permasalahan mitra, ketepatan metode pengabdian, kualitas pelaksanaan kegiatan, kejelasan hasil dan dampak, kontribusi terhadap pengembangan masyarakat atau bidang kepariwisataan, serta kepatuhan terhadap etika publikasi.
Keputusan editorial harus dilakukan secara adil dan tidak boleh dipengaruhi oleh ras, jenis kelamin, orientasi seksual, agama, etnis, kebangsaan, afiliasi institusi, pandangan politik, status sosial, atau karakteristik pribadi penulis maupun pihak mitra pengabdian.
Editor dapat meminta pertimbangan reviewer, editor asosiasi, anggota dewan editor, atau ahli lain yang relevan dalam mengambil keputusan publikasi.
Evaluasi yang Adil dan Independen
Seluruh naskah harus dievaluasi secara adil, objektif, dan independen berdasarkan substansi ilmiah dan kualitas kegiatan pengabdian yang dilaporkan.
Keputusan editorial harus bebas dari pengaruh kepentingan komersial, pribadi, institusional, politik, maupun kepentingan lain yang tidak berkaitan dengan kualitas akademik dan etika artikel.
Naskah yang ditulis oleh editor, anggota dewan editor, atau pihak yang memiliki hubungan dekat dengan pengelola jurnal harus diproses melalui mekanisme editorial yang independen untuk menghindari konflik kepentingan.
Kerahasiaan
Editor dan staf editorial wajib menjaga kerahasiaan seluruh naskah yang diterima beserta informasi yang berkaitan dengan proses editorial.
Informasi mengenai naskah hanya dapat diberikan kepada penulis korespondensi, reviewer yang ditugaskan, calon reviewer, penasihat editorial, penerbit, atau pihak lain yang secara langsung terlibat dalam proses editorial apabila diperlukan.
Informasi, data, gagasan, pendekatan, atau materi yang belum dipublikasikan dan diperoleh melalui naskah tidak boleh digunakan oleh editor untuk kepentingan pribadi maupun profesional tanpa izin penulis.
Konflik Kepentingan Editorial
Editor wajib mengungkapkan dan mengelola konflik kepentingan aktual, potensial, maupun yang dapat dipersepsikan oleh pihak lain.
Editor tidak boleh terlibat dalam proses pengambilan keputusan terhadap naskah apabila memiliki hubungan pribadi, profesional, finansial, institusional, kolaboratif, atau hubungan lainnya yang secara wajar dapat memengaruhi independensi dan objektivitas editorial.
Tanggung Jawab Reviewer
Kontribusi terhadap Keputusan Editorial
Peer review membantu editor dalam menilai kualitas akademik, relevansi, orisinalitas, ketepatan metode pengabdian, kejelasan hasil dan dampak kegiatan, serta kontribusi artikel terhadap pengembangan masyarakat dan bidang kepariwisataan.
Komentar reviewer juga diharapkan memberikan masukan yang konstruktif sehingga penulis dapat meningkatkan kualitas artikel.
Kompetensi dan Ketepatan Waktu
Reviewer hanya menerima tugas review apabila memiliki kompetensi yang sesuai dengan topik artikel dan memiliki waktu yang memadai untuk melakukan penilaian secara menyeluruh.
Reviewer yang merasa tidak memiliki kompetensi yang memadai atau tidak dapat menyelesaikan review dalam waktu yang ditentukan harus segera memberitahukan editor dan menolak penugasan tersebut.
Kerahasiaan
Naskah yang diterima untuk direview harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia.
Reviewer tidak diperkenankan membagikan, menyalin, menyebarluaskan, mendiskusikan, atau menggunakan informasi yang belum dipublikasikan dari naskah tanpa izin editor.
Reviewer harus mengambil langkah yang wajar untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan naskah serta seluruh materi review.
Objektivitas dan Perilaku Profesional
Review harus dilakukan secara objektif, adil, konstruktif, dan profesional.
Komentar reviewer harus berfokus pada substansi artikel, kualitas kegiatan pengabdian, metodologi, hasil, dampak, dan kontribusi ilmiah. Kritik terhadap pribadi penulis, komentar diskriminatif, bahasa yang menghina, atau komentar yang tidak relevan tidak dapat diterima.
Rekomendasi reviewer harus disertai alasan yang jelas, logis, dan konstruktif.
Identifikasi Sumber dan Permasalahan Etika
Reviewer diharapkan mengidentifikasi publikasi relevan yang belum dikutip secara memadai oleh penulis.
Reviewer harus memberitahukan editor apabila menemukan indikasi plagiarisme, publikasi ganda, manipulasi sitasi, fabrikasi atau falsifikasi data, dokumentasi kegiatan yang menyesatkan, atau permasalahan etika lainnya.
Reviewer juga dapat memberikan perhatian terhadap ketidaksesuaian antara klaim keberhasilan kegiatan dengan bukti yang disajikan dalam artikel.
Konflik Kepentingan Reviewer
Reviewer wajib mengungkapkan konflik kepentingan aktual, potensial, maupun yang dapat dipersepsikan sebelum menerima tugas review.
Reviewer harus menolak penugasan apabila objektivitasnya berpotensi dipengaruhi oleh hubungan kompetitif, kolaboratif, institusional, pribadi, finansial, atau hubungan lainnya dengan penulis, institusi, mitra pengabdian, atau organisasi yang terkait dengan artikel.
Penggunaan Generative AI oleh Reviewer
Reviewer tidak diperkenankan mengunggah naskah yang bersifat rahasia, data kegiatan yang belum dipublikasikan, laporan review, atau materi rahasia lainnya ke dalam sistem generative AI publik atau sistem AI pihak ketiga apabila tindakan tersebut dapat mengganggu kerahasiaan, hak kekayaan intelektual, atau hak penulis.
Generative AI tidak boleh menggantikan pertimbangan profesional reviewer. Reviewer tetap bertanggung jawab sepenuhnya atas kerahasiaan, akurasi, objektivitas, dan integritas proses review.
Tanggung Jawab Penulis
Standar Pelaporan dan Integritas Kegiatan Pengabdian
Penulis wajib menyajikan laporan kegiatan pengabdian secara akurat, jujur, transparan, dan bertanggung jawab.
Informasi mengenai kondisi awal mitra, permasalahan yang dihadapi, tujuan kegiatan, metode pelaksanaan, bentuk intervensi, peserta atau sasaran kegiatan, proses pelaksanaan, hasil, perubahan, dampak, evaluasi, dan keberlanjutan harus dilaporkan berdasarkan kondisi dan bukti yang sebenarnya.
Penulis tidak diperkenankan melakukan fabrikasi, falsifikasi, manipulasi data, manipulasi dokumentasi, pelaporan yang menyesatkan, atau bentuk pelanggaran integritas lainnya.
Klaim mengenai keberhasilan atau dampak kegiatan harus didukung oleh bukti yang memadai, seperti hasil evaluasi, perubahan pengetahuan atau keterampilan, produk yang dihasilkan, peningkatan kapasitas, perubahan perilaku, dokumentasi kegiatan, hasil observasi, wawancara, atau indikator keberhasilan yang relevan.
Orisinalitas dan Plagiarisme
Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa artikel yang dikirimkan merupakan karya asli dan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk yang secara substansial sama.
Seluruh gagasan, kata-kata, data, temuan, gambar, tabel, dokumentasi, materi, atau sumber lain yang berasal dari pihak lain harus diakui dan dikutip secara tepat.
Plagiarisme, self-plagiarism, penggunaan kembali materi yang telah dipublikasikan tanpa pengungkapan yang memadai, serta bentuk pengambilan karya orang lain tanpa atribusi yang sesuai tidak diperbolehkan.
Jurnal Abdimas Pariwisata melakukan pemeriksaan similarity sebagai bagian dari proses editorial. Batas maksimum similarity index adalah 10% sebagai ambang batas pemeriksaan editorial. Persentase similarity tidak secara otomatis menentukan terjadinya plagiarisme. Tim editorial akan menilai sumber, konteks, lokasi, dan karakteristik kemiripan yang ditemukan.
Publikasi Ganda, Redundan, dan Pengajuan Bersamaan
Penulis tidak diperkenankan mengirimkan artikel yang sama secara bersamaan ke lebih dari satu jurnal.
Penulis tidak diperkenankan menerbitkan substansi kegiatan yang secara signifikan sama dalam beberapa publikasi tanpa alasan yang dapat dibenarkan, pengungkapan, cross-referencing, dan izin yang sesuai apabila diperlukan.
Apabila artikel memiliki keterkaitan substansial dengan publikasi sebelumnya, penulis wajib mengungkapkan keterkaitan tersebut kepada editor.
Integritas Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat
Penulis wajib memastikan bahwa kegiatan pengabdian dilaksanakan secara bertanggung jawab dan tidak merugikan masyarakat atau mitra.
Kondisi, permasalahan, kebutuhan, karakteristik, dan kontribusi mitra tidak boleh direkayasa hanya untuk meningkatkan kesan keberhasilan kegiatan.
Penulis wajib menghormati martabat, hak, privasi, kepentingan, dan kondisi sosial budaya masyarakat sasaran.
Dokumentasi kegiatan, termasuk foto, video, kutipan wawancara, testimoni, dan identitas peserta, harus digunakan secara etis dan tidak boleh disajikan dengan cara yang menyesatkan, merendahkan, mengeksploitasi, atau merugikan peserta dan mitra.
Persetujuan Mitra dan Peserta
Apabila kegiatan melibatkan masyarakat, kelompok tertentu, individu, atau penggunaan dokumentasi yang memungkinkan seseorang dikenali, penulis harus memperoleh persetujuan yang sesuai berdasarkan kebutuhan dan karakteristik kegiatan.
Untuk penggunaan foto, video, wawancara, testimoni, atau informasi identitas peserta dalam artikel dan publikasi jurnal, penulis bertanggung jawab memastikan bahwa penggunaannya telah memperoleh izin atau persetujuan yang diperlukan.
Khusus untuk kegiatan yang melibatkan anak-anak, kelompok rentan, atau informasi sensitif, penulis harus menerapkan perlindungan dan prosedur etika yang lebih ketat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepengarangan dan Kontributor
Kepengarangan harus didasarkan pada kontribusi intelektual yang substansial terhadap perencanaan, perancangan, pelaksanaan, evaluasi, analisis, interpretasi, penyusunan, atau revisi kritis artikel.
Individu yang memberikan kontribusi substansial harus diakui secara tepat sebagai penulis. Individu yang kontribusinya tidak memenuhi kriteria kepengarangan tetapi memberikan dukungan yang relevan dapat dicantumkan dalam bagian ucapan terima kasih.
Penulis korespondensi bertanggung jawab memastikan bahwa seluruh penulis yang memenuhi kriteria telah dicantumkan, tidak terdapat penulis kehormatan atau penulis yang tidak memberikan kontribusi, seluruh penulis telah menyetujui versi akhir artikel, seluruh penulis menyetujui pengajuan artikel, kontribusi masing-masing penulis dilaporkan secara akurat, dan setiap perubahan kepengarangan selama proses editorial telah diungkapkan serta memperoleh persetujuan dari seluruh pihak yang terdampak.
Perselisihan mengenai kepengarangan merupakan tanggung jawab para penulis dan, apabila diperlukan, institusi masing-masing. Jurnal dapat menangguhkan proses editorial sampai perselisihan tersebut diselesaikan.
Konflik Kepentingan
Seluruh penulis wajib mengungkapkan kepentingan finansial, profesional, pribadi, institusional, komersial, atau kepentingan lainnya yang secara wajar dapat dianggap memengaruhi pelaksanaan kegiatan, interpretasi hasil, kepengarangan, atau publikasi artikel.
Apabila tidak terdapat konflik kepentingan, penulis harus menyatakan secara eksplisit bahwa tidak terdapat konflik kepentingan.
Pendanaan
Penulis wajib mengungkapkan seluruh sumber pendanaan atau dukungan substantif yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian.
Apabila relevan, penulis harus menjelaskan peran pemberi dana dalam perencanaan kegiatan, pelaksanaan, pengumpulan dan evaluasi data, analisis, penyusunan artikel, serta keputusan untuk mengirimkan artikel kepada jurnal.
Etika Kegiatan Pengabdian
Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa kegiatan pengabdian yang melibatkan manusia, data pribadi, kelompok rentan, anak-anak, komunitas tertentu, atau subjek lain yang sensitif telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip etika dan ketentuan institusional atau regulasi yang berlaku.
Apabila kegiatan memerlukan persetujuan etik, izin institusi, izin lokasi, persetujuan mitra, atau bentuk persetujuan lainnya, penulis bertanggung jawab memastikan bahwa persyaratan tersebut telah dipenuhi.
Penulis harus menjaga kerahasiaan informasi pribadi dan informasi sensitif yang diperoleh selama kegiatan.
Ketersediaan Data dan Materi Kegiatan
Penulis harus memberikan informasi yang memadai mengenai metode, instrumen, bahan, tahapan kegiatan, prosedur evaluasi, dan materi pengabdian sehingga pembaca dapat memahami proses dan menilai kredibilitas kegiatan.
Apabila memungkinkan dan secara etis diperbolehkan, data atau materi pendukung kegiatan dapat disediakan melalui repositori yang sesuai atau diberikan atas permintaan yang wajar.
Penulis tidak boleh membuka data pribadi, informasi rahasia, atau informasi lain yang dilindungi tanpa izin dan perlindungan etis yang memadai.
Generative AI dan AI-Assisted Tools
Penulis dapat menggunakan generative AI atau teknologi berbantuan AI secara bertanggung jawab sesuai dengan kebijakan AI Jurnal Abdimas Pariwisata.
Teknologi AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis atau co-author.
Penulis tetap bertanggung jawab penuh atas akurasi, orisinalitas, integritas, dan kepatuhan etis seluruh isi artikel, termasuk bagian yang dibuat atau diperbaiki dengan bantuan AI.
Apabila penggunaan generative AI relevan terhadap penyusunan artikel, penggunaannya harus diungkapkan sesuai dengan Generative AI Policy jurnal.
Penulis wajib memeriksa dan memverifikasi keluaran AI untuk menghindari kesalahan faktual, referensi yang dibuat-buat, atribusi yang tidak tepat, bias, plagiarisme, serta informasi yang menyesatkan.
Penggunaan AI dalam metodologi kegiatan, analisis data, pengolahan data, pemrograman, pembuatan atau modifikasi gambar, maupun aktivitas substantif lainnya harus dijelaskan secara transparan pada bagian artikel yang relevan.
Pengakuan terhadap Sumber
Penulis wajib mengakui seluruh sumber yang berkontribusi terhadap pengembangan kegiatan dan artikel.
Publikasi, data, teori, metode, konsep, gambar, instrumen, maupun materi lain yang relevan harus dikutip secara akurat dan proporsional.
Manipulasi sitasi, self-citation yang berlebihan, coercive citation, atau praktik sitasi yang terutama ditujukan untuk meningkatkan metrik sitasi secara artifisial tidak diperbolehkan.
Pelanggaran Etika Publikasi dan Integritas Kegiatan
Jurnal Abdimas Pariwisata memandang serius setiap dugaan pelanggaran etika publikasi dan integritas kegiatan pengabdian.
Pelanggaran dapat mencakup plagiarisme dan self-plagiarism, fabrikasi atau falsifikasi data, manipulasi hasil evaluasi kegiatan, manipulasi atau pemalsuan dokumentasi, publikasi ganda atau redundan, pengajuan bersamaan ke beberapa jurnal, kepengarangan yang tidak sesuai, konflik kepentingan yang tidak diungkapkan, pelanggaran etika terhadap mitra atau peserta, penggunaan data pribadi tanpa izin, manipulasi sitasi, penyalahgunaan informasi rahasia dalam peer review, penggunaan generative AI yang tidak tepat, pemalsuan persetujuan etik atau dokumen kegiatan, serta tindakan lain yang dapat mengurangi integritas publikasi ilmiah dan merugikan masyarakat atau mitra pengabdian.
Dugaan pelanggaran dapat disampaikan oleh penulis, reviewer, editor, pembaca, mitra pengabdian, institusi, atau pihak lain yang memiliki informasi relevan.
Jurnal dapat meminta penjelasan, dokumen pendukung, data, bukti pelaksanaan kegiatan, klarifikasi, atau perbaikan dari penulis. Apabila diperlukan, jurnal dapat menghubungi institusi penulis atau pihak terkait.
Investigasi dilakukan secara adil, proporsional, rahasia, dan berdasarkan prinsip etika publikasi yang berlaku.
Pengaduan dan Banding
Penulis dapat mengajukan pengaduan atau banding terkait keputusan editorial maupun proses editorial.
Pengaduan atau banding harus disampaikan dengan alasan yang jelas, objektif, dan didukung oleh informasi atau bukti yang relevan.
Banding akan dipertimbangkan oleh editor yang sedapat mungkin tidak terlibat dalam keputusan awal. Pengajuan banding tidak secara otomatis menjamin perubahan keputusan editorial.
Pengaduan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran etika editor, konflik kepentingan, atau misconduct akan ditangani secara terpisah dari mekanisme banding terhadap keputusan editorial biasa.
Koreksi, Retraksi, dan Permasalahan Pascapublikasi
Jurnal Abdimas Pariwisata memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas rekam ilmiah yang telah dipublikasikan.
Apabila ditemukan kesalahan substansial, informasi yang tidak akurat, atau permasalahan etika setelah artikel diterbitkan, jurnal dapat mengambil tindakan yang sesuai, termasuk menerbitkan koreksi, klarifikasi, expression of concern, retraksi, atau pemberitahuan pascapublikasi lainnya.
Penulis yang menemukan kesalahan signifikan dalam artikel yang telah diterbitkan wajib segera menghubungi editor dan bekerja sama untuk melakukan perbaikan terhadap rekam ilmiah.
Jurnal juga dapat melakukan investigasi pascapublikasi apabila terdapat dugaan yang kredibel dari pembaca, reviewer, penulis, institusi, mitra pengabdian, atau pihak lainnya.
Koreksi dan retraksi dilakukan secara transparan dan sesuai dengan prinsip etika publikasi yang berlaku.
Kekayaan Intelektual dan Hak Cipta
Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa artikel yang dikirimkan tidak melanggar hak cipta, hak kekayaan intelektual, hak privasi, hak masyarakat atau mitra, maupun hak hukum pihak lain.
Izin harus diperoleh untuk menggunakan kembali materi berhak cipta apabila diwajibkan.
Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa gambar, foto, video, tabel, instrumen, materi pelatihan, dataset, atau materi pihak ketiga yang digunakan dalam artikel telah memperoleh atribusi dan izin penggunaan yang sesuai.
Dokumentasi kegiatan yang menampilkan peserta atau mitra harus digunakan secara etis dan sesuai dengan persetujuan yang diperlukan.
Independensi Editorial
Jurnal Abdimas Pariwisata mempertahankan independensi editorial dalam mengevaluasi dan menerbitkan artikel ilmiah.
Keputusan editorial tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan komersial, sponsor, tekanan institusional, hubungan pribadi, kepentingan politik, kepentingan penulis, kepentingan mitra pengabdian, maupun kepentingan lain yang tidak berkaitan dengan kualitas akademik dan etika artikel.
Penerbit dan pengelola jurnal wajib menghormati independensi editor dalam mengambil keputusan akademik dan editorial.
Komitmen Etika
Dengan mengirimkan artikel kepada Jurnal Abdimas Pariwisata (JAP), penulis menyatakan bahwa kegiatan pengabdian dan artikel yang dilaporkan telah dilaksanakan dan disusun dengan memperhatikan prinsip integritas akademik, tanggung jawab kepada masyarakat dan mitra, transparansi, serta etika publikasi.
Editor, reviewer, penulis, pengelola jurnal, mitra pengabdian, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses publikasi diharapkan menjunjung tinggi prinsip integritas, transparansi, kerahasiaan, keadilan, akuntabilitas, penghormatan terhadap masyarakat, tanggung jawab ilmiah, dan perlindungan terhadap rekam ilmiah.
Jurnal Abdimas Pariwisata (JAP) dapat meninjau dan memperbarui Kebijakan Etika Publikasi ini secara berkala untuk menyesuaikannya dengan perkembangan standar penerbitan ilmiah, pedoman etika publikasi, perkembangan teknologi, ketentuan peraturan perundang-undangan, serta praktik terbaik dalam publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat.
