Submissions

Login or Register to make a submission.

Author Guidelines

1. Ketentuan Umum

Jurnal Abdimas Pariwisata merupakan jurnal ilmiah yang memublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pariwisata dan bidang lain yang relevan. Artikel yang diterbitkan diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi lokal, serta pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

Naskah yang dikirimkan harus merupakan karya asli, belum pernah diterbitkan dalam publikasi lain, dan tidak sedang dalam proses penilaian di jurnal atau media publikasi ilmiah lainnya. Naskah harus disusun berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan atau pendekatan pengabdian lain yang sesuai dengan ruang lingkup jurnal, dengan menjelaskan permasalahan mitra, metode pelaksanaan, hasil, serta manfaat kegiatan secara sistematis.

Penulis wajib memastikan bahwa naskah memenuhi ketentuan penulisan, etika publikasi, integritas akademik, dan persyaratan pengiriman naskah. Naskah yang tidak memenuhi persyaratan dasar dapat dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki sebelum memasuki proses penelaahan.

2. Ruang Lingkup Artikel

Jurnal Abdimas Pariwisata menerima artikel hasil pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan pengembangan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat, termasuk tetapi tidak terbatas pada pengembangan desa wisata, pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism), pengembangan sumber daya manusia pariwisata, pendampingan kelompok sadar wisata, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah, gastronomi dan kuliner lokal, ekonomi kreatif, digitalisasi pemasaran pariwisata, inovasi produk wisata, pengelolaan destinasi, pariwisata berkelanjutan, pelestarian budaya, pengelolaan lingkungan, serta penerapan teknologi dan inovasi sosial dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Artikel diharapkan tidak hanya mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjelaskan permasalahan yang dihadapi mitra, dasar pemilihan intervensi, proses pelaksanaan, hasil yang dicapai, perubahan yang terjadi, dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan serupa.

3. Persyaratan dan Format Naskah

Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku atau dalam bahasa Inggris akademik yang memenuhi kaidah tata bahasa standar.

Panjang naskah sekurang-kurangnya 4.000 kata, tidak termasuk daftar pustaka. Panjang naskah yang disarankan sekitar 12–15 halaman, dengan mempertimbangkan kepadatan isi, tabel, gambar, dan format templat jurnal.

Naskah disiapkan menggunakan Microsoft Word atau format dokumen yang kompatibel dengan proses penyuntingan jurnal. Penulis wajib menggunakan templat resmi Jurnal Abdimas Pariwisata apabila tersedia dan mengikuti pengaturan tata letak yang ditetapkan dalam templat tersebut.

Apabila belum terdapat templat resmi yang berbeda, ketentuan format dasar adalah sebagai berikut:

  • Ukuran kertas A4.

  • Format penulisan dua kolom.

  • Margin kiri dan kanan masing-masing 2,5 cm, margin atas 2 cm, dan margin bawah 3 cm.

  • Jenis huruf Times New Roman.

  • Ukuran huruf isi naskah 12 pt.

  • Jarak antarbaris satu spasi.

  • Judul artikel menggunakan huruf tebal dengan ukuran sesuai templat jurnal.

  • Nama penulis, afiliasi, dan alamat surel menggunakan ukuran huruf sesuai templat jurnal.

  • Tabel dan gambar harus diberi nomor, judul atau keterangan, serta sumber apabila menggunakan data atau materi dari pihak lain.

Penulis tidak perlu mengatur format secara manual apabila templat resmi jurnal telah menetapkan pengaturan yang berbeda. Templat resmi jurnal menjadi acuan utama dalam penyiapan naskah.

4. Judul, Identitas Penulis, dan Afiliasi

Judul artikel harus singkat, informatif, spesifik, dan mencerminkan substansi utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Judul disarankan tidak lebih dari 15 kata dan harus menghindari singkatan yang tidak umum, istilah yang terlalu luas, serta ungkapan yang tidak menggambarkan isi artikel secara jelas.

Nama seluruh penulis dicantumkan sesuai urutan kontribusinya. Setiap penulis harus memiliki kontribusi akademik atau substantif yang dapat dipertanggungjawabkan terhadap kegiatan atau penulisan artikel.

Afiliasi mencantumkan nama institusi, kota, dan negara. Alamat surel penulis korespondensi harus dicantumkan secara aktif untuk kepentingan komunikasi editorial.

Penulis wajib memastikan bahwa semua pihak yang memenuhi kriteria kepenulisan telah dicantumkan dan seluruh penulis menyetujui versi akhir naskah serta pengirimannya kepada jurnal.

5. Abstrak dan Kata Kunci

Setiap artikel harus dilengkapi dengan abstrak dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Abstrak bahasa Inggris harus merupakan terjemahan yang akurat dari abstrak bahasa Indonesia, dengan menggunakan bahasa Inggris akademik yang baik.

Panjang abstrak maksimal 150 kata untuk setiap bahasa. Abstrak disusun secara ringkas dalam satu paragraf dan sekurang-kurangnya mencakup tujuan kegiatan, permasalahan atau kebutuhan mitra, metode pelaksanaan, hasil utama, serta manfaat atau implikasi kegiatan.

Abstrak harus memuat informasi yang benar-benar terdapat dalam artikel. Penulis tidak diperkenankan mencantumkan klaim keberhasilan, angka capaian, atau dampak yang tidak didukung oleh data dan hasil kegiatan.

Setiap abstrak dilengkapi dengan 3–5 kata kunci yang relevan dengan topik artikel. Kata kunci sebaiknya menggambarkan sasaran, pendekatan, bidang kegiatan, atau konsep utama yang dibahas dan tidak sekadar mengulang seluruh kata dalam judul.

6. Sistematika Penulisan Artikel

Artikel disusun secara sistematis dengan mengikuti struktur umum berikut.

Pendahuluan

Bagian pendahuluan menjelaskan latar belakang kegiatan, kondisi dan permasalahan mitra, urgensi penyelesaian masalah, serta alasan pemilihan pendekatan pengabdian. Penulis perlu menyajikan kajian penelitian atau kegiatan terdahulu yang relevan untuk menunjukkan posisi kegiatan, kesenjangan yang hendak diatasi, dan nilai tambah atau kebaruan kegiatan.

Pendahuluan harus menjelaskan tujuan kegiatan secara eksplisit dan menunjukkan manfaat yang diharapkan bagi mitra. Permasalahan yang diuraikan harus didukung oleh data, hasil observasi, wawancara, dokumen, atau sumber ilmiah yang relevan.

Tinjauan Pustaka atau Landasan Konseptual

Bagian ini dapat disajikan sebagai subbagian tersendiri apabila diperlukan untuk memperkuat argumentasi ilmiah. Penulis menguraikan konsep, teori, hasil penelitian terdahulu, atau model pemberdayaan yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan.

Tinjauan pustaka tidak hanya berupa kumpulan definisi, tetapi harus menunjukkan keterkaitan antara konsep yang digunakan, permasalahan mitra, pendekatan intervensi, dan indikator keberhasilan kegiatan. Apabila pembahasan teori telah terintegrasi secara memadai dalam pendahuluan, bagian ini dapat digabungkan dengan pendahuluan sesuai kebutuhan dan templat jurnal.

Metode Pelaksanaan

Bagian metode menjelaskan pelaksanaan kegiatan secara terperinci agar pembaca dapat memahami dan, apabila relevan, mereplikasi pendekatan yang digunakan. Uraian sekurang-kurangnya mencakup lokasi dan waktu kegiatan, karakteristik mitra atau peserta, tahapan pelaksanaan, metode intervensi, teknik pengumpulan informasi, instrumen evaluasi, serta cara menganalisis hasil kegiatan.

Tahapan kegiatan dapat meliputi identifikasi kebutuhan, koordinasi dengan mitra, perencanaan intervensi, pelaksanaan program, pendampingan, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut. Tahapan tersebut disesuaikan dengan karakteristik kegiatan yang dilaporkan.

Penulis harus menjelaskan indikator yang digunakan untuk menilai keberhasilan kegiatan. Jika menggunakan pengukuran sebelum dan sesudah kegiatan, kuesioner, observasi, wawancara, atau instrumen lainnya, prosedur dan cara analisisnya harus dijelaskan secara memadai. Apabila kegiatan melibatkan pengumpulan data pribadi atau subjek manusia, penulis wajib memperhatikan persetujuan partisipan, kerahasiaan, dan ketentuan etik yang relevan.

Hasil dan Pembahasan

Bagian hasil menyajikan temuan utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan data atau bukti yang diperoleh. Hasil dapat disajikan melalui uraian naratif, tabel, gambar, dokumentasi kegiatan, atau bentuk visualisasi lain yang relevan.

Bagian pembahasan menginterpretasikan hasil tersebut dengan menghubungkannya pada tujuan kegiatan, permasalahan mitra, teori, hasil penelitian terdahulu, serta praktik pengabdian yang relevan. Pembahasan perlu menunjukkan perubahan yang terjadi, faktor pendukung dan penghambat, keterbatasan pelaksanaan, serta implikasi hasil bagi mitra atau pengembangan ilmu pengetahuan.

Dokumentasi kegiatan tidak boleh hanya berfungsi sebagai bukti bahwa kegiatan telah dilaksanakan. Foto dan gambar harus disertai keterangan yang menjelaskan relevansinya dengan proses atau hasil kegiatan. Klaim mengenai peningkatan pengetahuan, keterampilan, pendapatan, kualitas layanan, atau dampak lainnya harus didukung oleh bukti yang sesuai.

Apabila data kuantitatif tersedia, penulis disarankan menyajikan angka capaian yang relevan secara jelas. Apabila menggunakan data kualitatif, penulis harus menjelaskan temuan berdasarkan observasi, wawancara, atau sumber data lain yang dapat dipertanggungjawabkan.

Simpulan

Simpulan merangkum jawaban atas tujuan kegiatan dan temuan utama yang diperoleh. Simpulan harus disusun secara ringkas, jelas, logis, dan konsisten dengan hasil yang disajikan.

Simpulan tidak sekadar mengulang tahapan kegiatan dan tidak memuat klaim yang melampaui bukti yang tersedia. Penulis dapat menambahkan implikasi praktis, rekomendasi tindak lanjut, atau saran untuk pengembangan kegiatan berikutnya apabila relevan.

Ucapan Terima Kasih

Ucapan terima kasih dapat diberikan kepada lembaga pemberi dana, mitra pelaksana, institusi, atau pihak lain yang memberikan dukungan substantif terhadap kegiatan. Dukungan pendanaan harus disebutkan secara transparan. Pihak yang disebutkan harus memberikan persetujuan apabila pencantumannya melibatkan informasi atau identitas yang memerlukan izin.

Pernyataan Tambahan

Apabila relevan, artikel dilengkapi dengan pernyataan pendanaan, konflik kepentingan, kontribusi penulis, ketersediaan data, persetujuan etik, dan deklarasi penggunaan AI generatif. Pernyataan ini dapat disusun sebagai subbagian tersendiri sebelum daftar pustaka sesuai dengan ketentuan jurnal.

Referensi

Daftar pustaka memuat seluruh sumber yang dirujuk dalam naskah dan disusun secara konsisten mengikuti gaya sitasi yang ditetapkan jurnal.

7. Tabel, Gambar, dan Dokumentasi

Tabel dan gambar harus relevan dengan tujuan artikel, mudah dibaca, serta memberikan informasi yang tidak dapat disampaikan secara efektif melalui uraian naratif saja.

Setiap tabel harus memiliki nomor dan judul yang diletakkan di atas tabel. Setiap gambar harus memiliki nomor dan keterangan yang diletakkan di bawah gambar. Semua tabel dan gambar harus dirujuk dalam teks artikel.

Penulis wajib mencantumkan sumber apabila tabel, gambar, ilustrasi, atau materi visual diadaptasi atau diambil dari publikasi maupun pihak lain. Penggunaan materi yang dilindungi hak cipta harus mengikuti ketentuan perizinan yang berlaku.

Foto yang menampilkan peserta kegiatan, masyarakat, atau individu yang dapat diidentifikasi harus digunakan dengan memperhatikan privasi, martabat, dan persetujuan pihak yang bersangkutan. Penulis tidak diperkenankan memanipulasi dokumentasi sedemikian rupa sehingga menimbulkan kesan yang tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya.

8. Sitasi dan Daftar Pustaka

Penulisan sitasi dan daftar pustaka menggunakan gaya American Psychological Association (APA) edisi ke-7 atau APA 7th Edition. Ketentuan ini merupakan pembaruan dari pedoman sebelumnya yang menggunakan APA edisi ke-6.

Artikel wajib menggunakan sekurang-kurangnya 15 sumber referensi primer, terutama artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan topik kegiatan. Penulis dianjurkan menggunakan sumber yang mutakhir dan berkualitas, tanpa mengabaikan karya-karya dasar yang masih relevan. Referensi dari Jurnal Abdimas Pariwisata, Media Wisata, dan jurnal ilmiah relevan lainnya dapat digunakan apabila benar-benar mendukung pembahasan.

Sumber yang dikutip dalam teks harus tercantum dalam daftar pustaka. Sebaliknya, setiap sumber dalam daftar pustaka harus benar-benar dirujuk dalam naskah. Penulis harus memeriksa ketepatan nama penulis, tahun terbit, judul, nama jurnal, volume, nomor, halaman, dan DOI atau URL apabila tersedia.

Penggunaan perangkat pengelola referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote dianjurkan untuk membantu menjaga konsistensi sitasi. Namun, penulis tetap bertanggung jawab memeriksa keakuratan setiap referensi, termasuk referensi yang diperoleh dengan bantuan perangkat lunak atau AI generatif.

Referensi yang tidak dapat diverifikasi, tidak benar-benar ada, atau tidak mendukung pernyataan yang dirujuk tidak boleh dicantumkan.

9. Kebijakan Penggunaan Kecerdasan Artifisial Generatif

Jurnal Abdimas Pariwisata memperbolehkan penggunaan kecerdasan artifisial generatif (generative artificial intelligence/GenAI) dan teknologi berbantuan AI secara bertanggung jawab untuk mendukung proses penulisan atau kegiatan ilmiah, dengan tetap menjaga integritas akademik, transparansi, dan tanggung jawab manusia.

Deklarasi penggunaan AI wajib dicantumkan apabila penulis menggunakan AI generatif atau teknologi AI berbantuan untuk menghasilkan atau mengubah substansi naskah, termasuk menyusun atau menulis bagian teks, menerjemahkan substansi naskah, merangkum atau menyintesis literatur, menyusun analisis, menghasilkan atau mengubah gambar, membuat kode, atau membantu pengolahan dan interpretasi data.

Deklarasi harus menyebutkan nama alat atau layanan AI yang digunakan, tujuan penggunaannya, serta bentuk keterlibatan penulis dalam memeriksa dan memvalidasi hasilnya. Apabila AI digunakan dalam proses penelitian atau pengolahan data, penggunaannya juga harus dijelaskan secara memadai pada bagian metode.

Penggunaan perangkat pemeriksa ejaan, tanda baca, dan tata bahasa secara mekanis, serta fitur dasar pengelolaan referensi yang tidak menggunakan AI generatif, tidak wajib dideklarasikan. Namun, penggunaan AI untuk melakukan perubahan substansial pada kalimat, struktur, atau isi naskah harus dinyatakan secara transparan.

Deklarasi penggunaan AI ditempatkan pada bagian tersendiri sebelum daftar pustaka dengan judul “Deklarasi Penggunaan Kecerdasan Artifisial Generatif”.

Contoh deklarasi apabila AI digunakan:

“Dalam proses penyusunan artikel ini, penulis menggunakan [nama alat atau layanan AI] untuk membantu [jelaskan tujuan dan ruang lingkup penggunaannya]. Penulis telah memeriksa, memverifikasi, dan menyunting keluaran yang dihasilkan untuk memastikan ketepatan informasi dan kesesuaiannya dengan data kegiatan. Penulis bertanggung jawab penuh atas isi, keakuratan, orisinalitas, dan integritas artikel yang diserahkan untuk publikasi.”

Contoh deklarasi apabila AI tidak digunakan:

“Penulis menyatakan bahwa penyusunan artikel ini tidak menggunakan kecerdasan artifisial generatif atau teknologi AI berbantuan untuk menghasilkan maupun mengubah substansi naskah.”

AI generatif tidak dapat dicantumkan sebagai penulis atau penulis pendamping. Penetapan kepenulisan hanya berlaku bagi manusia yang memenuhi kriteria kontribusi dan dapat bertanggung jawab atas karya ilmiah yang dipublikasikan.

Penulis wajib memeriksa seluruh keluaran AI sebelum digunakan. AI tidak boleh digunakan untuk membuat atau memanipulasi data penelitian, hasil evaluasi, kutipan wawancara, dokumentasi kegiatan, statistik, maupun referensi sehingga menimbulkan informasi yang tidak benar. Penggunaan AI juga tidak boleh menggantikan kontribusi intelektual penulis atau digunakan untuk menyamarkan plagiarisme.

Penulis dilarang memasukkan naskah yang belum dipublikasikan, data pribadi, informasi rahasia mitra, atau materi yang bersifat rahasia ke dalam layanan AI apabila tindakan tersebut dapat melanggar kerahasiaan, persetujuan pemilik data, atau ketentuan perlindungan data yang berlaku.

Editor berhak meminta klarifikasi mengenai penggunaan AI apabila terdapat alasan yang wajar untuk mempertanyakan keaslian, keakuratan, atau integritas naskah. Penggunaan AI yang tidak dideklarasikan atau terbukti melanggar etika publikasi dapat menjadi dasar untuk meminta revisi, menghentikan proses penelaahan, menolak naskah, atau mengambil tindakan pascapublikasi sesuai dengan tingkat pelanggaran dan kebijakan jurnal.

10. Etika Publikasi dan Integritas Akademik

Jurnal Abdimas Pariwisata menerapkan prinsip etika publikasi ilmiah dengan memperhatikan integritas penelitian, transparansi, keadilan, kerahasiaan, dan akuntabilitas seluruh pihak yang terlibat dalam penerbitan.

Orisinalitas dan plagiarisme. Penulis harus memastikan bahwa naskah merupakan karya asli. Setiap gagasan, data, kutipan, atau materi yang berasal dari pihak lain harus diakui melalui sitasi yang sesuai. Penulis tidak diperkenankan melakukan plagiarisme, plagiarisme diri yang tidak diungkapkan secara memadai, fabrikasi data, falsifikasi hasil, atau manipulasi proses publikasi.

Publikasi ganda. Naskah yang dikirimkan tidak boleh sedang diproses untuk publikasi di jurnal lain. Penulis tidak diperkenankan menerbitkan kembali karya yang secara substansial sama tanpa pengungkapan dan justifikasi yang dapat diterima secara akademik.

Kepengarangan. Penulis harus memberikan kontribusi yang bermakna terhadap perancangan, pelaksanaan, analisis, atau interpretasi kegiatan maupun penyusunan naskah. Semua penulis harus menyetujui versi akhir dan pengiriman artikel. Pihak yang memberikan bantuan tetapi tidak memenuhi kriteria kepengarangan dapat disebutkan dalam ucapan terima kasih dengan persetujuan yang sesuai.

Konflik kepentingan. Semua penulis harus mengungkapkan konflik kepentingan finansial maupun nonfinansial yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan kegiatan, interpretasi hasil, atau penulisan artikel. Jika tidak terdapat konflik kepentingan, penulis harus menyatakannya secara eksplisit.

Pendanaan. Sumber pendanaan kegiatan atau penulisan artikel harus diungkapkan secara transparan. Penulis perlu menjelaskan peran pemberi dana apabila terdapat keterlibatan dalam perancangan, pelaksanaan, analisis, atau keputusan publikasi.

Etika kegiatan dan perlindungan partisipan. Kegiatan yang melibatkan manusia, data pribadi, kelompok rentan, atau informasi sensitif harus dilaksanakan dengan memperhatikan persetujuan partisipan, kerahasiaan, keselamatan, dan persyaratan etik yang berlaku. Apabila persetujuan etik diwajibkan oleh institusi atau peraturan yang relevan, penulis harus memenuhi ketentuan tersebut dan mencantumkan informasi persetujuan sesuai kebutuhan.

Akurasi pelaporan. Data, hasil, dan dokumentasi kegiatan harus disajikan secara akurat. Penulis wajib menjelaskan keterbatasan kegiatan dan tidak diperkenankan melebih-lebihkan dampak yang tidak didukung bukti.

Koreksi pascapublikasi. Apabila penulis menemukan kesalahan material dalam artikel yang telah diterbitkan, penulis harus segera menghubungi editor untuk membahas tindakan koreksi atau tindakan lain yang diperlukan.

11. Tanggung Jawab Penulis

Penulis bertanggung jawab atas seluruh isi naskah, termasuk keakuratan data, validitas metode, ketepatan sitasi, orisinalitas, dan kepatuhan terhadap etika publikasi.

Penulis wajib memberikan informasi atau data pendukung apabila diminta secara wajar oleh editor untuk memverifikasi temuan, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan kerahasiaan, perlindungan data, dan hak pihak terkait.

Penulis juga wajib menanggapi masukan editor dan mitra bestari secara profesional, melakukan revisi sesuai tenggat waktu yang ditentukan, serta memberikan penjelasan apabila tidak dapat menerima rekomendasi tertentu berdasarkan alasan akademik yang jelas.

12. Tanggung Jawab Editor

Editor bertanggung jawab menilai kelayakan awal naskah berdasarkan kesesuaian ruang lingkup, kualitas ilmiah, kebaruan atau nilai kontribusi, kepatuhan terhadap pedoman penulisan, serta etika publikasi.

Keputusan editorial harus didasarkan pada kualitas dan relevansi ilmiah naskah, bukan pada latar belakang pribadi, identitas, keyakinan, atau karakteristik nonakademik penulis.

Editor wajib menjaga kerahasiaan naskah yang masuk, mengelola konflik kepentingan, dan memastikan bahwa proses penelaahan dilakukan secara objektif serta sesuai dengan kebijakan jurnal.

13. Tanggung Jawab Mitra Bestari

Mitra bestari bertugas memberikan penilaian ilmiah yang objektif, konstruktif, dan relevan untuk membantu editor mengambil keputusan serta membantu penulis meningkatkan kualitas naskah.

Mitra bestari wajib menjaga kerahasiaan naskah, mengungkapkan potensi konflik kepentingan, dan menyampaikan penilaian berdasarkan argumentasi akademik. Kritik terhadap naskah harus berfokus pada substansi ilmiah dan tidak boleh bersifat pribadi.

Mitra bestari tidak diperkenankan menggunakan informasi yang diperoleh dari naskah yang sedang ditelaah untuk keuntungan pribadi atau kepentingan penelitian sendiri. Naskah yang belum dipublikasikan juga tidak boleh diunggah ke layanan AI generatif tanpa izin yang sah dan pengamanan kerahasiaan yang memadai.

14. Proses Pengiriman dan Penilaian Naskah

Naskah dikirimkan melalui sistem pengelolaan jurnal elektronik (Open Journal Systems/OJS) atau saluran resmi yang ditetapkan oleh pengelola Jurnal Abdimas Pariwisata.

Sebelum mengirimkan naskah, penulis harus memastikan bahwa artikel telah mengikuti templat jurnal, memiliki abstrak dalam dua bahasa, memenuhi ketentuan referensi, mencantumkan seluruh identitas penulis dengan benar, dan dilengkapi pernyataan etika serta deklarasi penggunaan AI apabila relevan.

Setiap naskah akan melalui pemeriksaan awal oleh editor. Naskah yang memenuhi persyaratan dasar dapat dilanjutkan ke proses penelaahan oleh mitra bestari sesuai kebijakan jurnal. Naskah dapat dikembalikan untuk perbaikan format atau substansi, diminta direvisi, diterima, atau ditolak berdasarkan hasil evaluasi editorial dan penelaahan ilmiah.

Pengiriman naskah tidak menjamin penerimaan atau publikasi. Keputusan akhir berada pada editor berdasarkan hasil penilaian ilmiah, kesesuaian dengan ruang lingkup jurnal, dan kepatuhan terhadap etika publikasi.

15. Daftar Periksa Sebelum Pengiriman

Sebelum mengirimkan naskah, penulis diharapkan memastikan bahwa judul telah menggambarkan isi artikel secara jelas; abstrak bahasa Indonesia dan bahasa Inggris telah tersedia; kata kunci berjumlah 3–5; struktur artikel telah lengkap; metode pelaksanaan dijelaskan secara memadai; hasil dan pembahasan didukung data; simpulan sesuai dengan hasil; sitasi dan daftar pustaka mengikuti APA edisi ke-7; referensi dapat diverifikasi; seluruh penulis telah menyetujui naskah; serta pernyataan pendanaan, konflik kepentingan, etik, dan penggunaan AI telah dicantumkan sesuai kebutuhan.

Naskah yang memenuhi seluruh persyaratan tersebut akan lebih siap untuk menjalani pemeriksaan editorial dan proses penelaahan ilmiah di Jurnal Abdimas Pariwisata.

Articles

Section default policy

Privacy Statement

The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.