Public Preference Level for Breadfruit Flour Pancong Cake as a Substitute for Rice Flour

Authors

  • Yudha Ardian Pratama Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta
  • Hasna Mutia Sita Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta
  • Gunawan Yulianto Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta
  • Fitri Dwi Kusumawati Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.36276/gastronary.v5i1.1043

Keywords:

Pancong Cake, Breadfruit Flour, Preference Level, Food Diversification

Abstract

This study aims to explore the use of breadfruit flour as a substitute for rice flour in the making of pancong cake and to measure public preference for this product based on taste, aroma, texture, and color. Breadfruit flour was chosen due to its nutritional content, including calcium, phosphorus, iron, vitamins B1, B2, C, and high fiber, which offer health benefits. Pancong cake, a traditional Betawi delicacy known for its savory taste, was selected as the experimental object due to its potential for innovation using local ingredients. The study employed an experimental method using three different compositions of breadfruit flour: 75%, 50%, and 25%, to find the best formula preferred by the public. A hedonic test was conducted on 21 student respondents from STP AMPTA Yogyakarta, evaluating taste, aroma, texture, and color. The experimental results showed that the 25% breadfruit flour composition produced pancong cakes with a balanced savory taste, dense and porous texture, mild aroma, and appealing color. This composition received the highest preference level compared to the other variations. In conclusion, using 25% breadfruit flour as a substitute for rice flour in pancong cakes is acceptable to consumers and introduces a new innovation in local food diversification.

Author Biographies

Yudha Ardian Pratama, Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Akademisi, Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Hasna Mutia Sita, Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Hasna Mutia Sita merupakan dosen dan peneliti di Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta yang memiliki fokus kajian pada manajemen hospitality, pemasaran pariwisata, dan pengembangan destinasi. Aktif berpartisipasi dalam penelitian ilmiah mengenai inovasi layanan wisata dan pengembangan industri pariwisata. Email: hasnawisya@gmail.com.

Gunawan Yulianto, Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Gunawan Yulianto merupakan dosen dan peneliti di Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta dengan minat penelitian pada manajemen destinasi, kewirausahaan pariwisata, dan pengembangan sumber daya manusia pariwisata. Ia aktif menghasilkan karya ilmiah serta berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi pariwisata. Email: gjulianto99@gmail.com. ID

Fitri Dwi Kusumawati, Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Fitri Dwi Kusumawati merupakan dosen dan peneliti di Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta dengan ketertarikan pada bidang hospitality, pelayanan wisata, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Aktif terlibat dalam penelitian dan kegiatan akademik yang berfokus pada peningkatan kualitas layanan dan pengembangan industri pariwisata. Email: fitriamaliki004@gmail.com.

References

Adinugraha, H. A., & Kartikawati, N. K. (2012). Variasi morfologi dan kandungan gizi buah sukun. Jurnal Wana Benih, 13(2), 99–106.

Almatsier, S. (2009). Prinsip dasar ilmu gizi. PT Gramedia Pustaka Utama.

Asih Dwi, R. (2011). Pengaruh substitusi tepung sukun terhadap kualitas brownies kukus [Skripsi, Universitas Negeri Semarang]. Repository Universitas Negeri Semarang.

Azelia. (2015). Buku resep Bogasari. http://www.bogasari.com/ (Diakses pada 7 Mei 2024).

Basrin, F. (2020). Pengaruh substitusi tepung terigu dengan tepung sukun (Artocarpus altilis) terhadap mutu kimia kue semprong. Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Laut, Politeknik Palu.

Dameswari, A. H. (2011). Pengaruh penambahan tepung sukun (Artocarpus communis) sebagai bahan pengganti sebagian tepung terigu pada pembuatan pancake dan bakpao [Skripsi, Universitas Sultan Hasanuddin].

Dede, A. (2014). Karakteristik cookies berbahan dasar tepung sukun (Artocarpus communis) bagi anak penderita autis. Jurnal UIN Jakarta.

Eko, B. (2014). Kajian penggunaan tepung sukun (Artocarpus communis) sebagai substitusi tepung terigu pada pembuatan mi kering. Jurnal USM Surakarta.

Halodoc. (2024, 5 Februari). Begini cara membuat kue pancong khas Betawi yang enak dan gurih. https://www.halodoc.com/artikel/begini-cara-membuat-kue-pancong-khas-betawi-yang-enak-dan-gurih

Kartika, B., dkk. (1988). Pedoman uji inderawi bahan pangan. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi, Universitas Gadjah Mada.

Kompas.com. (2022, 12 Agustus). Resep kue pancong camilan jadul gurih santan. https://www.kompas.com/food/read/2022/08/12/190800375/-resep-kue-pancong-camilan-jadul-gurih-santanm (Diakses pada 9 Maret 2023).

Pratiwi, D. P., Sulaeman, A., & Amalia, L. (2012). Pemanfaatan tepung sukun pada pembuatan kudapan sebagai alternatif makanan bergizi untuk PMT-AS. Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA), Institut Pertanian Bogor.

Purba, S. B. (2002). Karakterisasi tepung sukun (Artocarpus altilis) hasil pengeringan drum dan aplikasinya untuk substitusi tepung terigu pada pembuatan biskuit. Valensia, 4(1).

Rahayu, W. P. (1998). Petunjuk penilaian organoleptik. Fakultas Teknologi Pertanian IPB.

Riduwan, & Akdon. (2007). Rumus dan data dalam analisis statistika. Alfabeta.

Risnandar, C. (2018). Buah sukun. Jurnal Bumi. https://jurnalbumi.com/knol/buah-sukun/

Saepudin, L., Setiawan, Y., & Sari, P. D. (2017). Pengaruh perbandingan substitusi tepung sukun dan tepung terigu dalam pembuatan roti manis. Teknologi Pangan Universitas Alghifari Bandung.

Setijo, P. (1992). Budidaya sukun. Kanisius.

Setijo, P. (1995). Budidaya sukun. Kanisius.

Silitonga, T. S. (2015). Katalog SDG tanaman pangan tahun 2015. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan

Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian.

Sjoekri, R. (2016). Seni rasa. Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono. (2010). Statistik untuk penelitian. Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kombinasi (Mix Methods). Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metodologi penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Widowati, S. (2010). Pangan sukun (Artocarpus communis) sebagai pangan sumber karbohidrat dalam mendukung diversivikasi konsumsi pangan. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian.

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

Pratama, Y. A., Sita, H. M. ., Yulianto, G. ., & Kusumawati, F. D. . (2026). Public Preference Level for Breadfruit Flour Pancong Cake as a Substitute for Rice Flour. Gastronomy and Culinary Art, 5(1), 81–94. https://doi.org/10.36276/gastronary.v5i1.1043